Selasa, 26 Maret 2019

PERINTAH-PERINTAH PENTING PADA KLOXO-MR
Bagi anda yang keberatan menggunakan control panel berbayar, anda dapat menggunakan control panel gratis untuk website anda yaitu salah satunya dengan menggunakan kloxo-MR. Tampilannya hampir mirip dengan cpanel, hanya saja memang tidak semudah dan se simple cpanel. karena mungkin anda lebih familier dengan cpanel. Setelah anda berhasil instalasi kloxo-MR. kadang sering terjadi error di kloxo-MR. Berikut adalah perintah-perintah yang sering akan anda gunakan jika anda menggunakan kloxo-MR.
Untuk mengetahui konfigurasi yang telah di install.
sh /script/sysinfo
untuk restart semua service
sh /script/restart-services
sh /script/restart-all
Restart service per item
/etc/init.d/named restart
/etc/init.d/httpd restart
/etc/init.d/nginx restart
/etc/init.d/php-fpm restart
/etc/init.d/mysqld restart
/etc/init.d/kloxo restart
Fix Sevice/ Perbaiki Service
sh /script/fixweb
sh /script/fixphp
sh /script/fixdns
sh /script/fixwebmail
sh /script/fixmail
sh /script/fixvpop
Fix Semua
sh /script/fix-all
Membersihkan untuk perangkat lunak yang terpengaruh, terutama setelah memperbarui kloxo-mr
sh /script/cleanup
Memperbaiki permission & ownership pada kloxo-mr
sh /script/fix-chownchmod
Perintah untuk optimize & repair mysql database
sh /script/mysql-optimize --select=repair
sh /script/mysql-optimize --select=optimize
Membersihkan Cache (*tidak bekerja pada OpenVz VPS)
sh /script/clearcache --select=1
Manual alternative apache optimize
### for mod_php select optimeze
sh /script/apache-optimize --select=optimize
### for suphp/fcgid/php-fpm
sh /script/apache-optimize --select=default
Reset mysql root password
sh /script/reset-mysql-root-password 
Reset Kloxo admin password login:
sh /script/resetpassword master 
Mengkonversi database (myisam or innodb)
sh /script/mysql-convert --engine=MyISAM
sh /script/mysql-convert --engine=InnoDB
### MariaDB only convert to aria
sh /script/mysql-convert --engine=aria
RkHunter Check (security)
rkhunter --check
cek memory
free -m

Jumat, 06 Juli 2018

Cara Membuat Menu Controller Plugin dengan Builder Plugin October CMS
Agar agan mudah mengontrol aplikasi yang agan buat menggunakan October CMS di halaman admin langkah berikut sangat penting agar aplikasi agan bisa muncuk di halaman dashboard admin, namanya juga Controller tentu fungsinya untuk mengontrol semua aplikasi yang kita buat.

Pada prinsipnya membuat Conntroller menggunakan October CMS sangat lah mudah, karena agan tidak membuat skrip ini-itu cuma tinggal klik-klik saja cuma harung mengikuti langkah demi langkah karena jika salah menu aplikasi agan tidak akan muncul di dashboard admin.

Ok kita ke TKP saja biar cepat bisa..!

Setelah agan selesai membuat Model dan sudah tersimpan silakan agan tken tombol Backend Menu seperti pada gambar dibawah ini.

  1. Klik tombol BAckend Menu
  2. Kemudian klik gambar kamera. Jika belum ada menu yang dibuat tulisan point 2 ini hanya +Add sub-menu berarti belum ada menu yang dibuat
  3. Kemudian lihat informasi pada sebelah kanan gambar, isi sesuai dengan Plugin yang agan buat

  1. Jika agan sudah selesai membuat menu, silakan klik tombol Controller, langkah berikutnya
  2. Klik +Add untuk membuat nama Controller seperti tampilan gambar dibawah ini

  1. Setelah agan mengklik tombol +Add tadi muncul halaman topup, buat nama Controller plugin agan
  2. Pilih nama model classnya, biasa disini memilih beberapa nama class, sesuaikan nama class Controller dengan Model yang agan buat
  3. Sama halnya dengan bidang ini harus sesuai dengan nama Model yang sudah dibuat walaupun bisa beda nama
  4. Pastikan agan sedang berada di menu Bahaviors
  5. Centang bagian ini
  6. Centang juga bagian ini
  7. Untuk bagian ini bisa di centang bisa juga tidak

  1. Pada bagian ini agan hanya mengklik bidang-bidang yang agan centang pada gambar diatas poin (5, 6, 7)
  2. Jangan lupa klik "Save" dibawah judul MOVIES

  1. Kemudian balik ke menu "Backend Menu" klik saja
  2. Klik menu yang agan buat tadi
  3. Lihat tanda pada gambar tiga agan harus mengisi link URL menu watchlearn/movies/movies sesuaikan dengan nama ling menu yang agan buat
  4. Jangan lupa di SAVE..! kemudian di refrash web browsing agan, tunggu beberapa saat maka aplikasi agan akan muncul seperti pada gambar dibawah ini

  1. Menu navigasi aplikasi atau Plugin yang agan buat, dengan menu ini agan lebih mudah menuju plugin yang agan buat
  2. Tombol ini adalah untuk membuat atau membuka halaman berisi kolom-kolom untuk meng-input data, silakan dicoba


Ini adalah halaman plugin yang agan buat, fungsinya untuk menginput data-data yang akan disimpan dalam database. Nah sampai disini agan sudah bisa membuat Plugin October CMS menggunakan Builder Plugin. Langkah berikutnya yaitu membuat agar data yang kita input dapat tampil pada halaman depan atau fronend, silakan ikuti toturial berikutnya.

Jika masih ada hal yang kurang di megerti atau ada hal yang ingin ditambahkan silakan mengisi komentar dibawa agar tutorial ini makin sempurna dan bermanfaat untuk orang lain.

Kamis, 05 Juli 2018

Cara Membuat Model Plugin dengan Builder Plugin October CMS
Seperti yang ane jelaskan sebelum artikel October CMS salah satu aplikasi buider yang sangat mudah digunakan meskipun agan bukan orang yang pandai bahasa pemograman, jika agan mengikuti artikel dari instalasi hingga akhir dari setiap halaman tutorial ane Insya'allah agan akan menguasai bagaimana membuat Plugin untuk website/aplikasi agan, tidak membuat kepala mumet dengan koding.

Ok kembali ke materi Model pada October CMS sangat berguna bagi admin, karena berfungsi untuk menginput data yang akan dikirim ke database kemudian fungsi Model juga akan menampilkan semua formulir yang kita butuhkan untuk menginput data kemudian menapilkan semua daftar data yang telah di input dan juga untuk mengedit data yang terinput.

Berikut cara membuat model Plugin October CMS.

  1. Klik menu Models sebelah kiri halaman
  2. Kemudian klik + Add


  1. Isi kolom Class name dengan nama model yang ingin anda buat sesuaikan dengan proyek anda
  2. Pilih database yang ingin anda input datanya menggunakan model
  3. Jika sudah selesai klik OK


  1. Ini adalah nama Model yang ingin agan buat kolom-kolomnya
  2. Arahkan kusor agan ke Forms maka akan muncul tanda + pada sebelah kanannya, jika agan baru membuat form klik tanda + tersebut

  1. Menandakan bahwa agan berada di halaman model dan akan mengisi field
  2. Nama skrip yaml yang terdapat pada folder model
  3. Klik tombol "Add control" silakan anda pilih kolom dan skrol kebawah masih banyak pilihan kolom sesuai dengan apa yang ingin agan buat, seperti contoh berikut kita akan membuat nama kolom menggunakan text, yang maksudnya kolom yang akan kita buat nanti diisi dengan teks saja, agan juga bisa memilih kolom Password, Number dll sesuai kebutuhan dari database

  1. Karena pada contoh diatas kita memilih text maka isi Field Name seperti pada gambar sesuai dengan tabel database yang kita buat pada database
  2. Buat nama kolom, kalau bisa jangan terlalu jauh dari nama database karena funsinya untuk mengisi data ke tabel database
  3. Tergantung kreasi agan untuk meyusun posisi kolom yang agan buat
  1.  Jika semua kolom sudah selesai jangan lupa untuk disimpan dengan mengklik tombol Save
  2. Kemudian arahkan kursor ke lists klik tanda + pada sebelah kanan untuk membuat daftar data yang kita input

  1. Tombol untuk menambah atau menghapus daftar
  2. Daftar data yang akan ditampilkan
  3. Simpan
Nah agan sudah membuat Model untuk Plugin aplikasi dengan October CMS sampai disini sebenarnya aplikasi yang agan buat sudah selesai cuma agan tidak bisa menampilkan dihalaman admin karena tidak ada menu, untuk membuat menu ikuti artikel berkut.

Berikan kami masukan dengan mengirim komentar agar tutorial diatas bisa lebih sempurna dan bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkannya. Terima kasih.


Rabu, 04 Juli 2018

Cara Membuat DataBase Plugin dengan Builder Plugin October CMS
Berikut ane membuat artikel cara membuat database plugin menggunakan builder plugin October CMS, kenapa harus menggunakan build plugin October CMS..? karena membuat sebuat aplikasi sangat mudah menggunakan October CMS tidak seperti cms-cms lain yang mungkin plugin, modul dan component nya sudah banyak yang tinggal instal karena sudah tersedia di pasar plugin mereka, nah dengan October CMS ini agan bisa membuat aplikasi atau website sesuai dengan kebutuhan agan, bahkan agan juga bisa membeli plugin yang sudah jadi dipasa plugin October CMS ada yang gratis dan ada juga yang berbayar.

Seperti pada judul di atas, berikut ane perlihatkan step by step membuat database plugin yang ingin agan buat, pada framework atau aplikasi membuat website yang umumnya kita membuat database harus masuk ke halaman MySql dan membuat tabel database satu per satu, dan bagi agan yang belum bagitu memahami bahasa pemograman pasti agak bingung, tetapi menggunakan October CMS membuat database sangat mudah cukup masuk halaman web dengan bantuan plugin builder sudah tersedia halaman khusus untuk membuat database, model, component dll.

Tanpa banayak basa-basi lagi mari ikuti langkah demi langkah toturial dibawah ini dengan saksama. Ane anggap agan sudah menginstal October CMS di komputer/leptop agan secara offline atau online dan jika belum silakan ikuti link artikel berikut : Cara Instal October CMS

Pada gambar dibawah ini silakan instal dulu Plugin Builder melalui halaman admin atau www.webanda.com/backend


Setelah agan dihalaman admin:
  1. Klik menu Setting dihalaman atas
  2. Klik menu Updates & Plugins pada halaman samping kiri
  3. Klik Plugin Bulider seperti pada gambar pada halaman kanan, jika daftar plugin itu tidak muncul silakan cari pada halaman pencarian plugin. Kemudian ikuti proses hingga selesai instaling.



Gambar diatas menunjukan bahwa instalasi sudah selesai.


Karena instalasi plugin builder sudah selesai maka muncul pada menu atas Bulider dengan gambar kunci dan obang. Proses membuat database. Sebelum membuat database kita terlebih dahulu membuat nama Plugin.
  1. Klik menu Builder pada halaman atas
  2. Klik Create Plugin


Maka akan muncul halaman top up Plugin, isi kolom berikut:

  1. Nama Plugin, terserah agan isi apa saja sesuai dengan proyek yang ingin agan kerjakan
  2. Nama Author, kolom ini bisa anda isi nama agan atau nama proyek yang ingin agan kerjakan
  3. Pilih icon sesuai dengan tema plugin yang ingin agan buat


Jika kolom sudah terisi semua jangan lupa klik OK tanda sudah selesai membuat nama Plugin. Langkah selanjutnya kita membuat database Plugin yang ini kita buat.


  1. Klik menu Database
  2. Klik + Add
  3. Buat nama database
  4. Tombol untuk menambah/mengurang kolom database
  5. Nama tabel database
  6. Tombol untuk Menyimpan pembuatan Database.

 Berikut tampilan isi tabel database yang kita buat


Jika anda merasa sudah selesai silakan klik tombol Save dan jika ingin menambah kembali silakan klik tombol Cancel.


Buka aplikasi HMTL Editor agan lihat isi foldenya di C:/xampp/htdoc/projekanda/plugins/namaplugin/Plugin.php

Cara Instal October CMS

Setelah cukup lama tidak meng-update blog ini akhirnya ane ada ide untuk membuat toturial tentang October CMS, hal ini terdorong karena kebetulan ane lagi ada kerjaan untuk membuat sebuah aplikasi web yang dinamis untuk menunjang kegiatan di kantor dan isi web ini harus sesuai dengan kebutuhan kantor.

Setelah membaca banyak referensi melalui media online seperti search di google dan menonton juga tutorial di youtube akhirnya ane coba-coba untuk mengotak-atik October CMS dan hasilnya Alhamdulillah sesuai dengan keinginan.

Oh ya lupa, bagi agan-agan yang ingin mengetahui sekilas tentang October CMS ialah sebuah skrip/aplikasi website hampir kurang-lebih seperti Joomla, Wordpress, Drupal dan cms-cms lainnya, October CMS pengembangan dari framework LARAVEL dan yang pasti jika agan menggunakan October CMS agan bisa membuat Plugin sendiri menggunakan Plugin Builder yang dapat agan instal memalui halaman admin.

October CMS merupakan aplikasi gratis juga banyak plugin yang bisa dipakai gratis dan aga juga yang berbayar tergantung kemauan agan mau membangun sendiri atau membeli plugin yang sudah jadi.

Ok.. berikut ane perlihatkan cara menginstal October CMS menggunanakn video tutorial dari youtube. Cara mengginstal October CMS ada 2 yaitu : 
  1. Menggunakan Dwonload Instaler yaitu download file zip master October CMS kemudian copy/paste di localhost atau di file manager webhosting.
  2. Mengunakan Repo yaitu instal menggunakan comment, jika online menggunakan ssh dan jika offline bisa menggunakan aplikasi node dll.
Instal Download Master


Instal Repo



Demikian semoga bermanfaat bagi kita semua.

Jumat, 09 Desember 2016

Instal Kloxo MR 7 di CentOS 6
Kloxo MR merupakan contol panel atau cPanel gratisan yang kinerjanya sama seperti cPanel berbayar, bahkan fungsi yang ada dalam Kloxo MR bisa melebihi cpnael yang berbayar sesuai dengan kebutuhan kita, bagi agan-agan yang familiar menggunakan hosting untuk mengoperasikan websitenya tentunya sudah mengetahi keunggulan cpanel berbayar yang digunakan web hosting untuk operasional user mereka.

Bagi agan-agan yang menggunakan Virtual Private Server (VPS) dan Dedicated Server tentunya harus memutar otak untuk mencari cpanel yang gratisan, jika menggunakan cpanel berbayar maka kita harus bersiap-siap merogoh gocek sekitar $15 per bulan belum lagi membayar sewa VPS atau DS yang kisaran Rp. 200.000 hingga Rp. 2.500.000 per bulan tergantung kapasitas HDD dan RAM.

Tetapi jangan takut dulu gan, masih ada harapan untuk agan bisa berkarya atau mengobarak-abrik isi VPS agan tanpa harus mengeluarkan gocek banyak per bulan, asal rajin mencari informasi di mbah google saja banyak kok informasi cara menginstal Kloxo MR hingga menambah modul lain yang sesuai dengan kebutuhan skrip website yang ingin dibangun.

Oh ya sekilas bagi agan-agan yang baru kenal dengan Kloxo MR yaitu sebuah cpanel yang medukung sistem operasional pada sebuah server pada sistem opersional Linux yang sudah banyak dikembangkan secara garatis seperti CentOS, Debian, Ubuntu dll. Dan yang lebih membanggakan kita sebagai orang Indonesia adalah Kloxo MR awalnya dibuat dan dikembangkan oleh orang Indonesia asli yaitu Bapak Mustafa Ramadhan hingga sekarang, makanya disebut Kloxo MR dari singkatan Mustafa Ramadhan, hebat bukan dan yang pasti Kloxo MR sudah digunakan olah pengguna internet seluruh dunia..!

Waduh pengatarnya panjang yaaaaa...! sorry gan ide nulis lagi lancar. Baik kita ke TKP saja dech..!

Untuk langkah awal mengistal Kloxo MR pada CentOS 6 agan harus menggunakan SSL atau Putty untuk me-root server agan untuk mengisntal Kloxo MR. Setelah masuk di root server update CentOS terlebih dulu dengan perintah berikut :

yum update -y

Setelah selesai mengupdate centos instal paket berkut yang dibutuhkan oleh Kloxo MR
yum install yum-utils yum-priorities vim-minimal subversion curl zip unzip -y
yum install telnet wget -y

Nonaktifkan SELinux
setenforce 0

Jika tidak bisa, anda bisa menggunakan perintah berikut
echo 'SELINUX=disabled' /etc/selinux/config

Berikut masuk ketahap persiapan untuk menginstal Kloxo MR, menjalankan /
cd /tmp

Kemudian menghapus rpm lama dengan perintah
#  rm -f mratwork*

Download repo file menggunakan wget
wget https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/raw/rpms/release/neutral/noarch/mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm --no-check-certificate
rpm -ivh mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm

Kemudian kembali ke /
cd /

Kita bersihkan dulu semua yang kita instal tadi, maksudnya membersihkan disini yaitu membuang sampahn yang tidak dibutuhkan oleh Kloxo MR 7 agar lancar.
yum clean all
yum update mratwork-* -y
*Catatan:
Jika saat anda mengginstal kloxo mr 7 muncul informasi "http://repo.varnish-cache.org/redhat/varnish-3.0/el6/i386/repodata/repomd.xml: [Errno 14] PYCURL ERROR 22 - "The requested URL returned error: 410 repo"
Trying other mirror.
Error: Cannot retrieve repository metadata (repomd.xml) for repository: mratwork-varnish-3.0. Please verify its path and try again"
silakan menggunakan perintah berkut ini
yum update mratwork-* --disablerepo=*varnish* -y
yum install kloxomr7 -y

Nah sampai tahap ini kita sudah menyelesaikan penginstalan Kloxo MR 7 di centos 6 hanya saja anda masih belum bisa masuk di URL www.webanda.com:7777 jika menggunakan SSL dan www.webanda.com:7778 tidak menggunakan SSL. Jika belum menggunakan skrip dibawah ini.
sh /script/upcp

Demikian kita sudah menyelesaikan pengistalan Kloxo MR 7 dan untuk login awal gunakan User : admin dan Password : admin kemudian jangan lupa mengubah Password jika sudah berhasil masuk ke cpanel.

Kiranya ini dulu gan, jika ada informasi lain yang masih kurang silakan isi komentar dibawah untuk saling berbagi ilmu biar dapat pahala...hehehehe...!

Sumber : https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/blob/dev/how-to-install.txt

Sabtu, 18 Juni 2016

Membuat Tombol Share dan Manfaatnya untuk Blog
Sekedar pertanyaan gan, kenapa setiap konten sebuah website/blog selalu ada tombol share?? ane yakin bagi agan-agan yang sudah punya web/blog pasti sudah familiar dengan tombol share, tapi bagi agan-agan yang masih pengen tau jawabannya pasti akan menyimak artikel ini hingga akhir.

Jawaban singkatnya, tombol share yang terdapat dibawah, diatas atau ada juga disamping kiri/kanan konten web/blog sangat-sangat bermanfaat untuk membagikan konten yang kita buat agar cepat diketahui oleh teman-teman atau sahabat kita yang memiliki akun di media sosial tujuan share kita, dan ini akan mempercapat trafik konten maupun web/blog kita, atau yang lebih enak lagi bahasanya beriklan gratis ke media sosial. Sekali share saja ke salah satu media sosial (facebook, twitter, linkedin, google plus dan pinterest) rata-rata trafik yang ada dapatkan sekitar 5 hingga 10 kunjungan, keren kan..! dengan catatan agan-agan harus memiliki akun disemua media sosial yang ingin dijadikan tujuan share.

Memanfaatkan share konten ke media sosial sangat besar, jadi jangan malas untuk melakukan share apa saja konten yang anda isi di web/blog agan, baik gambar, video atau artikel, bahakan bisa dilakukan berulang-ulang jika isi konten tersebut memiliki up date informasinya.

Hampir setiap web/blog terdapat tombol share bawaan dari web/blog yang kita miliki, tetapi kadang-kadang rasanya kita ingin yang lebih baik dan praktis sesuai dengan selera kita. Pada blogger misalnya kalau kita menggunakan template bawaan dari bloggernya terlihat kurang lengkap, makannya kita perlu memodifikasi template blog kita agar memiliki tombol share yang lebih keren dan berfungsi dengan baik.

Berikut kita langkah demi langkah akan ane sajikan dan dilengkapi dengan gambar. Pada tutorial kali ini ane menggunakan tombol share addthis tetapi agan-agan juga bisa menggunakan tombol share lain.
1. Jika agan ingin menggunakan tombol share addthis maka langkah awal yang harus dilakukan yaitu login ke web addthis, bagi yang belum memiliki akun di addthis silakan mendaftar dulu gratis kok gan jika menggunakan tombol yang gratisan, tetapi ada juga yang pro jika ingin berbayar.
Pilih tombol yang bertulis Free jika ingin yang gratisan.
2. Setelah agan memilih salah tombol, klik "GET THE CODE" atau bahasa Indonesia nya, dapatkan kode dalam bentuk HTML dan Javascript.
3. Agan akan masuk ke halaman kode, sebelum masuk ke halaman kode sebenarnya agan masih bisa memodifikasi tampilan kode, dan sudah disiapkan beberapa alternatif pilihan yaitu dengan menekan tombol "SETTING", tetapi karena terlalu pajang mungkin lain kali akan kita bahas, tetapi silakan agan-agan coba otak-atik sendiri untuk membuat costumized tampilan tombol sharenya.
Lihat lingkaran kotak warna merah, kode itu yang anda ambil, kemudian pada panah yang warna merah, masuk ke halaman template "edit html" cari kode </body> dan letakan kode javascript pada gambar diatas di posisi diatas kode </body> tersebut.
4. Kemudian pada halaman kode addthis scroll ke bawah masih ada satu kode html lagi yang harus agan copy ke template blog agan.

Copy kode html yang dilingkar warna merah dan paste ke template blog agan diposisi <data:post.body/> letakan skrip html tersebut dibawahnya, lihat gambar berikut.
5. Setelah semua kode tercopy ke template blog agan-agan jangan lupa tekan tombol "Simpan template" agar benar-benar tertanam di template blognya, dan silakan lihat hasilnya..!
Demikian tutorial membuat tombol share di konten web/blognya, semoga bermanfaat..! selamat mencoba.


Jumat, 17 Juni 2016

Membuat Form Pendaftaran
Kali ini ane akan share kepada agan-agan yang dua buah form pendaftaran, ya semoga saja kebetulan agan-agan sedang mencari untuk menjadi bahan inspirasi desain untuk web/blog-nya. Dengan pengetahuan yang pas-pasan tentang koding HTML, CSS dan JS semoga saja tutorial ini tidak membuat agan-agan bingung, jika bingung silakan isi komentar bisa berupa pertanyaan, masukan atau kritikan untuk saling menutupi atas kekuarang dua form pendaftaran yang ane buat ini.

Form pendaftaran berikut ane buat menggunakan framework bootstrap, seperti yang ane bilang diatas dengan pengetahuan pas-pasan makanya ane menggunakan bootstrap untuk membuat form pendaftaran ini agar lebih mudah dan praktis, yang pasti kalau menggunakan bootstrap kita tidak repot-repot lagi membuat koding css dan javascript-nya karena css dan javascript sudah tersedian, bisa digunakan secara online atau offline dengan mendownload frameworknya disini.

Oke tanpa basa-basi lagi silakan dinikmati kayak kopi tutorial dibawah ini, bisa untuk dimodifikasi, bisa dicopy/paste langsung, atau sekedar dibaca tapi jangan lupa memberikan komentar heheheh....! maksa gan, biar kelihatan ramae..!

1. Form Pendaftaran dengan bentuk Horizontal, kenapa disebut horizonta ya? karena posisi kolom dan namanya terletak secara horizontal, nama kolomnya disebekah kiri dan kolomnya disebelah kanan, itu gan jawabannya, biasa tampilan form pendaftaran secara horizontal digunakan satu halaman penuh karena tampilannya yang melebar. Coba lihat gambar dibawah ini.
Untuk nama kolom dan kolom bisa agan modifikasi sesuai dengan kebutuhan, jangan sungkan-sungkan untuk memodifikasinya dan jangan takut salah, yang penting berkreasi betul..!(kata kiwil).

Kode HTML:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
  <title>Sign Up Horizontal</title>
  <meta charset="utf-8">
  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
  <link rel="stylesheet" href="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/css/bootstrap.min.css">
  <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.12.2/jquery.min.js"></script>
  <script src="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/js/bootstrap.min.js"></script>
</head>
<body>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-md-8 col-md-offset-2" style="background-color:lavender;">
<br>
<h2>Form Sign Up Horizontal</h2>
<form class="form-horizontal">
<div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Firs Name</label>
    <div class="col-sm-6">
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Firs Name">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Last Name</label>
    <div class="col-sm-6">
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Last Name">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Username</label>
    <div class="col-sm-6">
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Username">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Email</label>
    <div class="col-sm-6">
      <input type="email" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Email">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputPassword3" class="col-sm-2 control-label">Password</label>
    <div class="col-sm-6">
      <input type="password" class="form-control" id="inputPassword3" placeholder="Password">
    </div>
  </div>
 
    <div class="form-group">
      <label for="comment" class="col-sm-2 control-label">Alamat</label>
 <div class="col-sm-6">
<textarea class="form-control" rows="5" id="comment" placeholder="Jalan, RT/RW dan Kecamatan"></textarea>
 </div>
    </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Provinsi</label>
    <div class="col-sm-6">
<div class="dropdown">
<button class="btn btn-default dropdown-toggle" type="button" data-toggle="dropdown">Pilih Provinsi<span class="caret"></span></button>
<ul class="dropdown-menu">
 <li><a href="#">DKI Jakarta</a></li>
 <li><a href="#">Jawa Barat</a></li>
 <li><a href="#">Jawa Timur</a></li>
</ul>
</div>
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Negara</label>
    <div class="col-sm-6">
<div class="dropdown">
<button class="btn btn-default dropdown-toggle" type="button" data-toggle="dropdown">Pilih Negara<span class="caret"></span></button>
<ul class="dropdown-menu">
 <li><a href="#">Indonesia</a></li>
 <li><a href="#">Malaysia</a></li>
 <li><a href="#">Singapura</a></li>
</ul>
</div>
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Kode Post</label>
    <div class="col-sm-6">
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Kode Post">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Handphone</label>
    <div class="col-sm-6">
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Handphone">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Captcha</label>
    <div class="col-sm-4">
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Captcha">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <div class="col-sm-offset-2 col-sm-10">
      <div class="checkbox">
        <label>
          <input type="checkbox"> Kebijakan & Persyaratan Pengguna
        </label>
      </div>
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <div class="col-sm-offset-2 col-sm-10">
      <button type="submit" class="btn btn-primary pull-right">Sign Up</button>
    </div>
  </div>
</form>
</div>
</div>
</body>
</html>

2. Form Pendaftaran Vertical, kenapa ya disebut vertikal..? hampir sama dengan jawaban form pendaftaran horizontal, karena posisi nama kolom dan kolom berada diposisi vertikal yaitu nama kolom diatas dan kolomnya dibawah jadi disebut vertikal, yang pasti kode html-nya ada sedikit berbeda gan dan agak simpel dari yang horizontal. Coba lihat gambar dibawah ini.
Sama seperti form pendaftaran horizontal, bisa dimodifikasi sesuai selera masing-masing.

Kode HTML:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
  <title>Sign Up Vertical</title>
  <meta charset="utf-8">
  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
  <link rel="stylesheet" href="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/css/bootstrap.min.css">
  <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.12.2/jquery.min.js"></script>
  <script src="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/js/bootstrap.min.js"></script>
</head>
<body>
<br>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-md-6 col-md-offset-3" style="background-color:lavender;">
<h2>Form Sign Up Vertical</h2>
<form role="form">
<div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Firs Name</label>
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Firs Name">
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Last Name</label>
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Last Name">
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Username</label>
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Username">
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Email</label>
      <input type="email" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Email">
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputPassword3">Password</label>
      <input type="password" class="form-control" id="inputPassword3" placeholder="Password">
  </div>
    <div class="form-group">
      <label for="comment">Alamat</label>
<textarea class="form-control" rows="5" id="comment" placeholder="Jalan, RT/RW dan Kecamatan"></textarea>
    </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Provinsi</label>
<div class="dropdown">
<button class="btn btn-default dropdown-toggle" type="button" data-toggle="dropdown">Pilih Provinsi<span class="caret"></span></button>
<ul class="dropdown-menu">
 <li><a href="#">DKI Jakarta</a></li>
 <li><a href="#">Jawa Barat</a></li>
 <li><a href="#">Jawa Timur</a></li>
</ul>
</div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Negara</label>
<div class="dropdown">
<button class="btn btn-default dropdown-toggle" type="button" data-toggle="dropdown">Pilih Negara<span class="caret"></span></button>
<ul class="dropdown-menu">
 <li><a href="#">Indonesia</a></li>
 <li><a href="#">Malaysia</a></li>
 <li><a href="#">Singapura</a></li>
</ul>
</div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Kode Post</label>
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Kode Post">
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Handphone</label>
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Handphone">
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3">Captcha</label>
      <input type="text" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Captcha">
  </div>
  <div class="form-group">
    <div class="col-sm-10">
      <div class="checkbox">
        <label>
          <input type="checkbox"> Kebijakan & Persyaratan Pengguna
        </label>
      </div>
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <div class="col-sm-offset-2 col-sm-10">
      <button type="submit" class="btn btn-primary pull-right">Sign Up</button>
    </div>
  </div>
</form>
</div>
</div>
<br><br>
</body>
</html>

Demikian gan dua buah form pendaftaran sederhana yang bisa agan-agan gunakan untuk referensi atau insfirasi pada desain template website atau blog-nya, dan jangan lula komentar-nya heheheheh....!

Selasa, 14 Juni 2016

3 Contoh Form Login

Hai agan-agan yang lagi cari-cari referensi untuk insfirasi membuat template website/blog silakan lihat dan pilih-pilih form login dibawah ini semoga bisa bermanfaat untuk proyeknya. Walaupun sedehana silakan dikembangkan, bagi yang jago koding silakan mengembangkannya menjadi lebih baik sesuai dengan ide dan kreatifitasnya, dan bagi yang newbie atau yang ingin coba-coba membuat sebuah form login bisa digunakan dan diotak-atik sesuai dengan selera, tingga merubah warna tampilan aja, juga link ke php dan database.

Pada tutorial di bawah saya menggunakan framework bootstrap untuk membuatnya, karena lebih mudah, maklum ane juga tidak jago koding hanya bermaksud untuk berbagi penglaman sambil belajar dan membuat perpustakaan online siapa tau dikemudian hari perlu jadi tidak repot-repot cari di file dihardisk.

Ok tanpa banyak basa-basi silakan bagi yang ingin copy langsung kodingnya silakan, bagi yang ingin menganalisa juga boleh, atau bagi yang ingin pilih-pilih juga tidak apa-apa, dan ane minta kesediaanya untuk memberikan komentar jika ada yang kurang sempurna.

1. Vertical Form Login

Vertikal form login sangat umum digunakan dan sering dilektakan di samping kiri atau kanan web/blog, tujuannya agar pengunjung lebih mudah jika sewaktu-waktu ingin login.
Kode HTML :

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
  <title>Form Lgon Sederhana</title>
  <meta charset="utf-8">
  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
  <link rel="stylesheet" href="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/css/bootstrap.min.css">
  <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.12.2/jquery.min.js"></script>
  <script src="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/js/bootstrap.min.js"></script>
</head>
<body>

<div class="container">

  <h2>Vertical Login Form</h2>
  <div class="row">
  <div class="col-sm-4"></div>
  <div class="col-sm-4" style="background-color:lavender;">
  <h3>Login</h3>
  <form role="form">
    <div class="form-group">
      <label for="email">Email:</label>
      <input type="email" class="form-control" id="email" placeholder="Enter email">
    </div>
    <div class="form-group">
      <label for="pwd">Password:</label>
      <input type="password" class="form-control" id="pwd" placeholder="Enter password">
    </div>
    <div class="checkbox">
      <label><input type="checkbox"> Remember me</label>
    </div>
<div class="row">
        <div class="col-sm-12 form-group">
    <button type="submit" class="btn btn-default pull-right">Submit</button>
</div>
</div>
  </form>
  </div>
  <div class="col-sm-4"></div>
  </div>
</div>

</body>
</html>

2. Form Login Inline

Form login inline seperti yang kita lihat sering digunakan oleh web yang bersifat komunitas seperti jejaring sosial, forum, berbagi foro atau video. Jika anda ingin membuat web komunitas silakan gunakan form login inline untuk menjadi referensi anda untuk mengembangkannya.
Kode HTML :

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
  <title>Login Inline</title>
  <meta charset="utf-8">
  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
  <link rel="stylesheet" href="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/css/bootstrap.min.css">
  <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.12.2/jquery.min.js"></script>
  <script src="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/js/bootstrap.min.js"></script>
</head>
<body>
<nav class="navbar navbar-default">
 <div class="container">
<!-- Brand and toggle get grouped for better mobile display -->
<div class="navbar-header">
 <button type="button" class="navbar-toggle collapsed" data-toggle="collapse" data-target="#bs-example-navbar-collapse-1" aria-expanded="false">
<span class="sr-only">Toggle navigation</span>
<span class="icon-bar"></span>
<span class="icon-bar"></span>
<span class="icon-bar"></span>
 </button>
 <a class="navbar-brand" href="#">NamaWebsite</a>
</div>
<!-- Collect the nav links, forms, and other content for toggling -->
    <div class="collapse navbar-collapse" id="bs-example-navbar-collapse-1">
<ul class="nav navbar-nav">
        <li class="active"><a href="#">Beranda <span class="sr-only">(current)</span></a></li>
        <li><a href="#">HTML</a></li>
        <li class="dropdown">
          <a href="#" class=S"dropdown-toggle" data-toggle="dropdown" role="button" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Dropdown <span class="caret"></span></a>
          <ul class="dropdown-menu">
            <li><a href="#">Action</a></li>
            <li><a href="#">Another action</a></li>
            <li><a href="#">Something else here</a></li>
            <li role="separator" class="divider"></li>
            <li><a href="#">Separated link</a></li>
            <li role="separator" class="divider"></li>
            <li><a href="#">One more separated link</a></li>
          </ul>
        </li>
      </ul>
 
 <form class="navbar-form navbar-right" role="form">
<div class="input-group">
<span class="input-group-addon" id="username">@</span>
<input type="text" class="form-control" placeholder="Username" aria-describedby="sizing-addon1">
</div>
<div class="input-group">
<span class="input-group-addon" id="pwd">!</span>
<input type="password" class="form-control" placeholder="Password" aria-describedby="sizing-addon1">
</div>
<button type="submit" class="btn btn-primary">Login</button>
<button type="submit" class="btn btn-info">Sign Up</button>
 </form>
</div>
</div>
</nav>
<p><center>Form Login untuk web berbasis CMS</center></p>
</body>
</html>

3. Form Login Horizontal

Form login horizontal biasanya digunakan pada halaman untama website, atau login menggunakan tombol pengarah seperti tombol "Login", ketika pengunjung mengklik tombol "Login" maka akan muncul halaman khusus login horizontal, kenapa harus menggunakan halaman khusus?? karena form login inline tampilannya agak lebar, makanya setiap template yang mengguakan form login inline selalu menyediakan halaman khusus bahkan dengan sistem popup dengan bantuan javascripts.
Kode HTML :

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
  <title>Login Horizontal</title>
  <meta charset="utf-8">
  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
  <link rel="stylesheet" href="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/css/bootstrap.min.css">
  <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.12.2/jquery.min.js"></script>
  <script src="http://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.6/js/bootstrap.min.js"></script>
</head>
<body>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-md-6 col-md-offset-3 color">
<br>
<h2>Form Login Horizontal</h2>
<form class="form-horizontal">
  <div class="form-group">
    <label for="inputEmail3" class="col-sm-2 control-label">Email</label>
    <div class="col-sm-10">
      <input type="email" class="form-control" id="inputEmail3" placeholder="Email">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <label for="inputPassword3" class="col-sm-2 control-label">Password</label>
    <div class="col-sm-10">
      <input type="password" class="form-control" id="inputPassword3" placeholder="Password">
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <div class="col-sm-offset-2 col-sm-10">
      <div class="checkbox">
        <label>
          <input type="checkbox"> Remember me
        </label>
      </div>
    </div>
  </div>
  <div class="form-group">
    <div class="col-sm-offset-2 col-sm-10">
      <button type="submit" class="btn btn-primary pull-right">Sign in</button>
    </div>
  </div>
</form>
</div>
</div>
</body>
</html>

Silakan digunakan sebagaimana menstinya, hehehehe..! kayak isi surat aja, ane sangat berharap masukan dari agan-agan untuk penyempurnaan form login yang sangat sederhana diatas. Oh ya jika agan-agan ingin membuat menu navigasi silakan lihat aretikel disini ya..!